Ken@ali DiRiKU

My photo
Kuala Lumpur, Guest it, Malaysia
aku bercerita apa yg ku rasai dan lihat sepanjang ku menghela nafas di atas muka bumi ALLAH ini semoga penghayatan ku ini terus di berkati amin..............

Saturday, May 27, 2017

KETIKA CINTA MEMANGGIL

Ketika cinta memanggil
Kenikmatan duniaku melebihi ukhrawi
yang jahil dan bathil bercampur
Alpha akan soal nikmatnya syurga dan panasnya neraka
Tersentak saat seru yang hadir meronta meminta tunduk
Bergetar lah jiwa pedih luluh terasa tajam menusuk menikam hiba

Ketika cinta memanggil
Aku kehilangan punca bagaimana cara terbang tinggi bebas mewarna pelangi
Sayap ku hancur bak panahan bahangnya petir yang melodak
Bagai anak kecil tersungkur hiba mencari dimana ibu yang menjijing susu
Sesat yang jauh makin dalam sunyi,kelam dan berterusan ranjaunya

Ketika cinta memanggil
Aku ketemu seorang yang membuka mata
Mengikat rohku dan menutup segala rasa kehendak serta kemahuan
Bersetia rasa untuk serahan pada yang satu namun apalah daya
Hodoh dan cela nya wajahku tak mampu padam kekal selamanya menjadi tanda mati selamanya
Tidak mampu berlari untuk putarkan masa
Kerana tidak bisa menerebus mana ruang untuk terus terbang menjadi seperti bidadari syurga

Ketika cinta memanggil
Aku baru mengenal erti sebuah rasa
Nikmatnya dalam dan suci tanpa palitan dosa
Sayang keberadaan jiwa tidak seperti hasratnya rasa harus akur sebagai yang lintas melata
Namun takkan lah kejamnya rasa tanpa ada sedikit ehsan buat bekalan jiwa
Apapun cinta yang memanggil adalah lebih mulus suci dari yang tertebar melata

Ketika cinta memanggil
Keredhaan ku sudah berjaya penuh dan tiada pertikaian dalam perinciannya
Harta yang bernilai sudah selesai wasiatnya
Tinggal memujuk hati yang masih meratap hiba
Moga perngabadian ku pergi dalam keredhaan smua
Agar tiada rasa yang tak terkutip tersepah melata.

Monday, January 30, 2017

HATI TAK BERTUAN.....

Persetankan Hati, Pendamkan Aksara
Sikap Berdalih Memujuk Hati Memakan Rasa
Apalah Daya Khilaf Diri Yang Hina
Ada Yang Lebih Molek
Manakan Pasti Diri Ini Bisa Berupaya
Kadangkala Apalah Pentingnya Hati
Manusia Memang Jahil Susah Berhati Mulia
Alaqah yang bertitipan pada sosok roh tidak mampu merasa
Dimanakah ehsan dalam pekertinya bahasa
Menagih hiba zalimnya manusia memandang entengnya keagungan pemberian hati
Persetankan Hati
Walau keinginan merentap rasa, mengugat jiwa
Namun apalah daya keupayaan ku seolah menidakkan rasa
Mungkin kepujukkan hatiku bisa meredakkan segalanya
Namun apalah daya terkadang keinginan dan kemahuan membangkitkan khilafnya nafsu timbusnya iman
Angkuhnya manusia menidakkan yang mutlak menjahilkan bathil
Bertongkat angkuh berparuh munafik
Sehingga terkadang bagai terhilang sosok merasuk alpha
Sampai saat terdetik kematangan maka berduka hilang punah segala
Apalah guna berlari menyalahkan sesuatu tika tangan dan kaki terpasung layu
Dimanakah letaknya hati, tatkala deria buta di dalam celik
Kesempurnaan seakan cela dalam penafian dan keegoaan
Kehilangan rasa terasa pahit bagaikan hirisan
Tangisan,rayuan,pujukan seakan di pandang enteng bak lakonan
Namun apalah daya sosok insan, niat dipandang cela dari cara
Sebanyak kata,sebaris bahasa, serendah ayat
Yang celik tetap akan terus buta
Sampai satu masa mungkin mereka memahami apabila HATI SUDAH TIDAK BERTUAN
Namun sudah menjadi sikap dan resmi alam terlupa intan dikala mencerlang
Namun biarlah Pencipta maha segalaNya


Saturday, May 16, 2015

SKANDAL...TEMAN...CINTA...


SKANDAL
Sejarah lama mengajar hidup
Pengalaman menunjuukan jalan
Liku duka menjadi guru berguna
Ada terkadang menjadi teladan
Terkadang yang luak menjadi sempadan

Kehidupan penuh dengan ranjau
Mata yang memerhati terkadang lebih telus dari cermin
Namun itulah hakikat
Aku bukan jalang
Yang bisa kamu mudah miliki tapi hakikat sekadar senyuman menyedap hati


TEMAN
Tempat luah rasa malah air mata
Tapi terkadang senyuman yang mudah dapat dari kaki lima
Tak semudah menyentuh rasa dan bisa bergelar saudara
Namun tidak semua berlaku adil
Ada terkadang menjerut rasa
Namun adalah realiti 'human is just a human"
Everyone can make a mistake

Aku pernah punyai teman rapat
Yang bisa aku mencorak langit bersama
Namun makin hari ku sedar kesilapan itu sering berulang
Harus aku melangkah menjauh rasa memujuk lara
Mungkin masa bisa menolong memberi jawapan
Adakah benar teman di hadapan atau bisa aku perkatakan sembang tepi kaki lima.


CINTA
Berulang rasa aku meyedut manisnya
Namun tidak semua akan berkahir dangan sebuah rasa sempurna
Mencari hela nafas mungkin bukan yang pertama tapi mungkin bisa menjadi terakhir
Sayang ku dan manja aku hanya dia saja boleh rasa
Tapi banyak ranjau untuk aku belajar
Kerana jiwa ini pernah tersepi seketika agak sekian lama

Manis rasa itu memang sangat dalam untuk diperkata
Namun hadir cuma bagi yang berani memberikan rasa
Nanti pasti akan dibalas rasa yang mendalam dan bukan dirasa dengan kata-kata malah sentuhannya
Hangat nya rasa belum bisa merungkai hati
Tapi jiwa yang telus bisa merasa apa itu CINTA

SKANDAL...TEMAN...CINTA
Pilihan yang manusia harus berfikir dalam menilai
Memandang dengan mata hati yang penuh dengan fantasi dari realiti
Hakikatnya rutin perjalanan ini sebegini lah lelahnya
dari SKANDAL bisa dia menjadi TEMAN dan mungkin CINTA
Subjektif yang perlu dipandang tajam untuk menampakkan objektif
Namun apapun pulang kembali mana asalnya hati
Apapun ini lah rahsia hati......

Tuesday, December 9, 2014

A.K.U I.M.P.I.A.N M.E.L.A.S.T.I.K.B.I.N.T.A.N.G



Berlari aku....
Lelah mengapai bintang
Megah untuk mengukir awan
Bebas mendabik angin
Namun terhenti aku berlelahan...
Tersedar aku dari anganku
Rupanya aku bersendirian
Mencari sebuah senyuman
Dalam kedukaan
Pasrah untuk menyerah
Namun berdiam bukan membisu
Cuma mencari siapa diri di dalam diri
Aku tewas kepada hukum alam
Yang lohmahfuz lebih adil dalam mencatit qadar dan qada
Aku tersungur di dada alam
Aku kedinginan dalam dosa yang aku cipta
Aku khayal dalam selimut dunia
Namun sedar lah aku siapa diriku
Aku bukan sesiapa
Tiada siapa di sisi menhunus duka
Menyapa air mata
Menyelimutkan rasa
Lantas ku kutip sisa hati aku semaikan menjadi kekuatan
Kerana itu aku lantas berdiri dan terus berlari
Namun dalam gembira aku sembunyikan duka
Di dalam ketawa aku menyeka rasa hiba
Cuma aku serahkan sepenuh hati pada yang Esa
Betah ku bertahan jangan lah hati ini koyak dan rabak
Maha suci Mu Allah
Subhanallah.......


























Wednesday, July 16, 2014

sunyi...sepi...sendiri...

Hidup ini betah dengan warna dan fantasi
Namun kadangkala kita sering di usung rasa
Mencari wasilah hidup dalam kehidupan
Mencari kesempurnaan mengejar kebahagian

Beribu sahabat tatkala tak bisa memahami
Hidup penuh kehadapan namun masih belum betah untuk rasai
Pendirian masing-masing kadangkala biadap untuk di telaah
Berdiam masih tetap diri terasa sunyi...sepi...sendiri...




Teman bisa terseyum 
Namun teman juga betah untuk tidak memahami
sunyi...sepi...sendiri... tatkala mencari diri
Kerana maha pencipta bisa mentafsir diri

Sejauh mana melangkah kita masih lagi sendiri
Bukan mahu menyendiri terkadang berfikir hati
Bukan menjeruk rasa
Namun tangan yang kutuk tidak bisa memahami

Betah manusia penuh noda
Terkadang tajam tak bisa berfikir manusia rasa
Jika hati itu buta tak mungkin kelak berasa sunyi...sepi...sendiri...

Tidak apalah hidup begini
Mungkin lohmahfuz sudah menetap begini
Sampai masa aku akan pergi

Saat itu biarlah rasa yang ada mengiringi
Tahulah di mana letaknya diri
Ego jijik manusia itu mungkin berjaya di dunia
Namun setiap perbuatan itu akan ada pengadilan-Nya



Manusia bangga menyatakan kekayaan
Namun mereka lupa yang diri mereka juga sunyi...sepi...sendiri...
Mungkin selayak listrik mimpi boleh di tulis pergi mati
Namun biarlah Allah yang maha mengetahui......

Subhanallah sampai di sini kaitan rasa
Aku sendiri terasa taatan hidup yang tercatit
Mungkin sampai rasa sunyi...sepi...sendiri...ono pergi
Hanya pada maha Pencipta yang megisahkan rasa...hati...nukilan
AMin...

Thursday, November 7, 2013

Cry........



Cry...
Susuk tubuh ini terus mencari
Sebuah senyuman yang pernah menjadi teman
Sebuah kegembiraan yang melambangkan keghairahan
Lambang sebuah rasa dua hati menjadi satu


Cry...
Tuhan pertemukan semula insan
Yang pernah hidup dalam setiap nadi
Dia pernah berada di setiap hela ku dan zikir ku 
Aku alpha dengan kesalahanku kepada dia

Cry...
Aku menghukum diriku 
Aku tidak berkutub untuk bernafas
Tegar dan sepi ibarat tandus di hela padang pasir
Aku harap dan menanti itu yang aku simpan di sebalik alis

Cry...
Rinduku tidak terluah
Bahasa ku ti sebetah dahulu
Tawaku tidak berirama seperti perindu
Im the person who staying in empty glasses 

Cry...
Ya Kalam..
Jika Ketentuan MU hidup ku sendiri
Aku redha dan sujud syukur ku dari lohmahfuz MU
Aku berada di sini mencari dimensi
Belum terkutub hati pada sesiapa lagi
Menanti dan terus mencari
Moga dia mendengar setiap ucapan,zikir dan hela kerana Aku|Kau|Kami janji kami.................

Friday, August 16, 2013

BIARKAN AKU MERINDUIMU.....




Dosakah aku mencintaimu
Dan itu bukan kehendakk
   Itu juga bukan kemahuanmu
Menodai percintaan ini


Dosakah aku mencintaimu
Setelah engkau dimiliki
Aku gagal memujuk hati ini
Untuk terus melupai dirimu


Izinku berteduh seketika
Merebah rindu pengubat duka
Demiku mencintaimu
Menyayangi dirimu
Meskipun sekadar dalam mimpi


Pergilah sayang kepadanya
Kerana dia lebih memerlukanmu
Pengorbanan sudah lama jadi milikku
Jangan kau kesali


Aku tidak tahu mengapa harusku
Mencintai dirimu
Mungkinkah kau ada jawapan yang lain
Teranglah padaku
Agar tidak sesal
Mengharap kasih pada yang berpunya
Agar kita sama merelakan

Friday, May 17, 2013

MENGENALI DIRIMU............




Mengenali Dirimu...
Sesuatu yang berbeza dari kehidupan yang aku bina kini
Masing-masing punyai cerita yg berbeda dari sudut dimensi rasa
Meneka siapa kah gerangan dalam setiap khilaf
Mencari perangkaan dalam samar dan sumur

Mengenali Dirimu...
Biasnya seorang yang lembut dalam berbicara
Pandangan mata yang penuh perihatin dalam ketenangan
Namun apakah mungkin hati mu sama dalam setiap rekaan rasa?
Maha suci Allah menemukan sesuatu yang bisa membuat aku terus berfikir



Mengenali Dirimu...
Suatu perbedaan dalam setiap perkenalan
Bahasa memainkan rasa namun itu bukan cukup membuka hatiku
Suatu kesempurnaan titipan Ilahi namun ia menjadi persoalan
Setiap jawapan biarlah pergerakannya berlandaskan Ilahi

Moga Allah memberikan sebuah sinaran baru
Dan permulaan ini akan terus di berkati
Doan dan zikir ku tiada pernah berhenti untuk sebuah kesempurnaan
Moga Mengenali Dirimu bisa mendidik dalam mengejar sebuah keredhaan


Friday, March 29, 2013

Penyesalan.....BISAKAH



Daku Terasa Ingin Membawa 

Cinta Yang Terlara Ke Titik Mula 
Kembali Mencuba Untuk Kali Kedua 
Menggilapkan Gerhana Jiwa 



Pernah Ku Terasa Ingin Merayu 
Pada Kasih Dulu Pulang Padaku 
Lupakan Dosaku Putihkan Kelabu 
Tenangkan Amarahmu 
Namun…




Bisakah Yang Terpadam Dinyala 
Bisakah Yang Terhina Dicinta 
Walau Ku Himpunkan Sesalku 
Bisakah Terbuka Kalbu 

Naluri Meminta Kuungkap Kata 
Seindah Bahasa Janjikan Setia 
Akan Bersemilah Cinta Dihatinya 
Percaya Ku Semula 
Namun… 



Bisakah Yang Benci Disayangi 

Bisakah Yang Dusta Dimaafi 
Walauku Himpunkan Sesalku 
Bisakah Terbuka Kalbu 

Bila Senduku Berlinang Sayu 
Dalam Rindu Ku Tertanya 

Bisakah Yang Benci Disayangi 
Bisakah Hatiku Difahami 
Walauku Himpunkan Sesalku 
Bisakah Terbuka Kalbu



Mungkin inilah hukuman yang ku terima hatiku dikoyak sepi diparut hiba
Mungkin inilah egoku hatiku dikoyak duka bercucran luluh
Namun bisakah aku tegar dalam sebuah kesabaran jiwa yang memerlukan dan mengisi kekosongan
Subahanallah pada Mu aku serahkan segalanya…………………….

Thursday, November 22, 2012

WAKTU...

WAKTU....
Kemana harus aku lemparkan duka
Kemana tempat harus aku campakkan airmata
Sebuah rasa dan penuh peristiwa
Aku tercampak sepi terdampar sepi kehilangan masa

WAKTU....
Bermain rasa akan tergerak jiwa
Aku berfikir dalam sebuah gempita
Mencari tali untuk aku bertaut
Mencari jalan dan hati untuk aku meraut


WAKTU....
Di hadapanku kosong tanpa cahaya
Mataku hanya berduka hiba
Adakah insang yang memahami jiwa
Kebangkitan rasa seakan ku anggap kritikal dalam merasa

WAKTU.....
Teruslah berputar wahai sang alam
Kejarlah aku dalam lohmahfuz syahadah
Aku redha dengan ketemunya izrail
Kerana hdiup aku dsudah hilang serinya

WAKTU.....
Aku Mendengar setiap rintihan dan aku menyimpan
Apakah aku sendiri yang terus kepuraan
Atau mainan suatu perjalanan
Adilkah hidup jika aku teruskan sendangkan aku hilang dahan bertaut

WAKTU....
Aku terkesima dengan perbuatan
Aku terhukum dengan kelemahan
Adakah jalan untuk aku 
Sedangkan buntu menghukum

WAKTU....
Setiap detik dan masa seakan terbuang
Sedangkan aku menghitung ajal ku 
Suatu rahsia yang aku sendiri terlupa
Apakah hakikat ini suatau takdir

WAKTU....
Mungkin tiba masanya aku redha
Aku pasrah dengan ketentuan
Aksara aku pasrah tiada noktah
Inilah hakikat yang aku sembunyikan


DEMI WAKTU
Teman sekiranya ketentuan itu hukum aku tiba datanglah menjenguk ku buat terkahir kali ,sempurnakan jasadku sebersih hujan membersihkan bumi,kafanku dalam kesempurnaan dan jauhkan aibku ,temani ku hingga ke lahad ku yg terakhir dan tunggui aku untuk talkin mu yang terakhir jangan bersedih malah jangan berduka setiap yang hidup itu pasti mati dan ini ketentuan ku DEMI WAKTU Allah maha menentukan malah maha melaksanakan inilah bahagianku ingati aku dengan juntaian zikir mu kepadaku redhakan perjalananku moga Allah mengasihi kamu wahai temanku.......................................

Sunday, November 11, 2012

MONOLOG SEPI

Monolog Sepi..
Sudah lama aku menyepi
Mungkin bisuku tak bererti aku tiada daya
Mungkin banyak yang berlaku dan berlalu
Namun tatapan mataku tetap celik untuk menilai

Monolog Sepi...
Mungkin dalam membisu telah banyak mendewasakan ku
Sepiku banyak mengajar suatu pembelajaran baru
Memberi dalam menerima
Memerhati dalam membisu

Monolog Sepi...
Mungkin ada antara ada yang prejudis
Bisa membiaskan apa saja arca warna dalam suatu rasa
Namun aku tetap begini memerhati dan terus ketawa
Terkadang duka tidak perlulah aku berasa



Monolog Sepi...
Manusia mana puas jika sesuatu tampak sempurna
Bagi mereka pasti ada cacat celanya
Namun mereka bukan tuhan untuk menjerat rasa
Kerana tangan mereka nista dengan pelbagai rasa

Monolog Sepi...
Tuhan terkadang menguji sabarku dalan kesederhanaanku
Mungkin suatu peringatan abadai dalam hakiki
AKu sedar dugaan yang mendatang banyak berliku sepi
Namun apakan daya menangis bukanlah jawapan pasti

Monolog Sepi...
Aku kini mampu tersenyum dalam memerhati
Namun redhaku dalam hikmah yang pasti
Kerana ku yakin suatu yang pasti
Hidup ini tiada yang kekal abadi
Kerana itulah dia monolog sepi
Hidup penuh dengan tukar ganti
Tapi kenapa tiada peluang kedua lagi
Sedangkan hidup ini sebanyak dua kali
Dan kekal juga mati itu dua kali
APakah manusia hialng kewarasan untuk memberi
Itulah dia sang tahajud ku untuk monolog sepi.....................

Sunday, July 22, 2012

AKU LEPASKAN SEGALANYA




AKU LEPASKAN SEGALANYA...
Disaat aku mulai merasakan sebuah rasa
Aku merasakan aku berada di dalam kepura-puraan
Aku meletakkan kegembiraan
Tapi padahnya menamatkan segalanya
Walau aku sendiri terluka

AKU LEPASKAN SEGALANYA...
Kali ini bukan kerana hadir orang ketiga
Kerana aku menyalahkan diriku yang tidak bisa membahagiakanmu
Aku terluka disaat dirimu bisa mempersendakan kesetiaanku
Mungkin ini langkah terbaik sebelum aku melangkah

AKU LEPASKAN SEGALANYA...
Biarlah dirimu mencorak hidupmu dan aku dengan caraku
Mungkin kesetiaan aku tidak betah untuk dirimu membentuk aksara
Namun aku pasrah kerana aku sendiri khilaf dan tidak mampu
Aku doakan perjalanan mu dan anggaplah aku mati dalam mimpimu................


aku penat menjadi org yg menanti dan aku penat menjadi org yg berpura2 tersenyum dan mempunyai hati sedangkan aku terluka buat apa aku meletakkan setia jika manusia memandang itu hanya sisa sampah jadi biarlah aku release kan segalanya dan terangkan yg AKU TIDAK LAGI DIMILIKI MALAH AKU TIDAK LAYAK MEMILIKI segalanya salah aku kerana aku tidak sesempurna mana..........

Saturday, May 12, 2012

SENDIRIAN...

SENDIRIAN...
Tidak bererti aku penuh dengan cerita duka
Terkadang merahsiakan sebuah kebahagiaan bersama
Hanya pandangan yang ku lontarkan kosong
Bersama hukuman yang menetapkan aku sendirian
SENDIRIAN...
Ku meletakkan suatu harapan
Menanti suatu kebaikan
Moga datang sesorang yang membawa sinar kebahagiaan
Tapi bisakah masa yang aku ada walau seketika
SENDIRIAN...
Bermainkan dimensi masa dan keadaan
Seolah menjerat sebuah rasa dan jiwa
Namun perlukah aku menagih rasa
Kerana hatiku sudah temiliki buat Si Pencita
SENDIRIAN...
Maha kaya perasaan ini
Aku menatapakan sebuah kerinduan
Tapi pada siapa untuk aku hamburkan
Kerana aku sendiri menerima hukuman
SENDIRIAN...
Iya aku akui aku pernah mengkhianati sebuah perasaan
Namun aku yakin dia berbahagia kini
Kerana aku tenang mendongak ke langit
Bukan kerana ego tetapi aku tak mahu lagi ada cerita sedih
SENDIRIAN...
Berada di dalam aksara ku sendiri
DImengerti dengan sulaman rasa
Jiwa yang membangkit tak pasti untuk siapa
Moga Kehapusan hiba akan berkunjung kembali
SENDIRIAN...
Mungkin belum tiba masanya aku bersama
Mungkin ini hukuman kerana pengkhianatan yang aku bina
Namun keredhaan itu lebih bisa mengubati segala
Moga dosaku ini terhapus dan membawa perasaan berslaah itu....................

Thursday, May 10, 2012

OUTDOORS ACTIVITY

Kebosanan tahap dewa melampau akhirnya wat skit aktiviti giler skit dgn budak2 club kereta plan memanjat broga hill, seawal 430am kami mendaki hingga terbit fajar pagi. Perginya 6 orang tp hanya aku dua orang saja sampai ke puncaknya nikmati lah pemandangan dari lensa ku yg tak seberapa........

Tuesday, May 8, 2012

BIAR




Aku tahu cinta ini bukan untukmu,
Aku mengerti hati ini bukan milik mu,
Aku tahu rasa ini hanyalah rasa ku
Rindu ku ini tak bererti di dalam hatimu
tapi tetap diriku takkan mati mencinta mu
Biarku simpan rindu ini
Simpan cinta ini  hanya untuk dirimu
Meski pun kau tak ku miliki
Tapi hati ini tetap cintaimu
selamanya   selamanya
diriku kan mencintaimu
Biar ku simpan rindu ini
simpan cinta ini, hanya untuk dirimu
meskipun kau tak ku miliki
tapi hati ini tetap cinta mu
selamanya  selamanya
diriku kan mencintaimu
Aku tahu cinta ini bukan lah untukmu

Monday, April 2, 2012

SIAPALAH DIRIKU

Siapalah aku ini Yang ingin memetik cintamu Siapalah seadanya Diriku di sisimu Kau punya segalanya Sedangkan aku insan hina Hidupku penuh dengan kisah duka Antara kita jurang nya berbeza
Biarlah usahlah Bermain dengan api Kelaknya terbakar sendiri Biarlah tersimpan Segala perasaan Rahsia hatiku terhadapmu Siapalah aku

Monday, March 26, 2012

SEPI SEBUAH FRASA....




Ya salam...
Aku menghela nafas penuh kesyukuran
Di titip sedikit dgn kekuatan dan kasih sayang
Aku menghela dengan lafaz perkataan
Meminta dosa lama aku di ampunkan

Ya kalam...
Aku bersaksikan alam dan bumi aku menginjak
Menyatukan paksi dalam setiap kekhilafan yang bertaburan
Mencari sedikit kekuatan dalam juraian
AKu kini kukuh dengan kedudukan menghapus segala dendam

Ya jabar...
Aku bangit dari sebuah kelemahan
Aku tersenyum penuh kegembiraan yang tersisip kesedihan
Dan pantas aku berlari menyatakan kepada dunia
Insan sepi ini tidak perlu lagi takut untuk melafazkan maaf

Ya karim...
Aku tenang dalan kedinginan
Tidak betah untuk melarikan diri dalam keperitan
Aku tersenyum bahagia kerana di kurniakan sebuha rahmat
Yang kini pasti aku mahu kebahagian buat dirinya bersama insan tersayang

Ya quddus...
Aku melahirkan setiap perincian dari zat MU
Aku menghindarkan setiap kebencian dari pakaianMU
Aku mencari siapa diri MU dalam diriku
Kini aku menjumpai suatu NUR yang indah sesalju balqis


Ya mutakabbir...
Maha kuasa segalaNYA dalam memiliki
Kini pasti hati ku sudah dimiliki
Namun persoalaan hanyalah dalam minda permainan yang jumud dan buta
Kerana aku adalah milik MU dan KAU adalah kekasihku

Ya fattah...
Sampai di sini duka ku berahkhir
Kau membukakan aku suatu lembaran baru untuk terus aku melangkah
Kau rebutlah hatiku dalam kekuasaanMU
Kau didiklah hatiku dalam keimanananMU
Biarkan hatiku bebas menari dan terbang dalam lohmahfuz indah
Moga aksara bahasa tidak lagi mempersendakan duka
Kini aku berserah kepadaMU YA ALLAH.............................

TOUCH OF YOUR HAND

Touch of your hand, I would agree, and I will forget your away
How love is written, it divided my heart in 3 parts, a heart that loves you
a heart that melts for you, and a heart that is jealous!
Take me in your hands, take care of me, make me feel your presence
I don't the value of my eye, until my eyes see you
Promise that you will be by me, and promise me that you won't seperate
My soul, my eyes, my heart were made to love you!
If I don't stay by you, and on your shoulder I didnt sleep...
It means that I haven't lived my life, and I haven't been born in this world

Saturday, March 24, 2012

SENDIRI KUKESEPIAN


Sendiri Kukesepian.....
Terbaring lesu ku di kamar sepi
Memikir kehidupan yang penuh persimpangan
Mencari sesuatu yang tika menamatkan segala resah
Namun buntu dan kesunyian menjadi teman rela dan setia

Sendiri Kukesepian.....
Ku menyasikkan malam tanpa sejuta bintang
Bagai terasa ngilu dalam kehambaan
Aku masih terfikir bagaimana kehidupan
Adakah aku akan sentiasa sepi begini

Sendiri Kukesepian.....
Ku tenggelam dalam rindu
Namun pada siapa aku harus menghamburkan
Kerana aku tiada sesiapa lagi di sisi
Untuk ku memberi malah menerima


Sendiri Kukesepian.....
Ramai yang mendatang dan ramai ingin berkongsi
Tapi hati aku tidak sepantas dan kalut dalam lakonan
Aku harus menempuh suatu kebahagian
Mencari sesuatu bukan bertakhtakan rupa dan harta

Sendiri Kukesepian.....
Sampai masa aku akan ketemui bahagia
Namun biarlah aku merawat dan memujuk
Mungkin dingin dan sepi itu adalah kebaikan
Buatku bertafakur dihadapan yang ESA

Friday, March 9, 2012

HILANG BERGANTI



Bila kukenangkan
Masa yang berlalu
Tidak kukesalkan
Pedih pilu

Tidak ku menduga
Tidak kupercaya
Perpisahan ini
Jadi nyata

Usahlah kau rayu
Usahlah kau pinta
Kepada hatiku yang luka
Kini aku puas
Kini aku bebas
Dari seksa pedihnya cintamu

Pergilah kau pergi
Ku takkan menanti
Yang patah kan tumbuh
Yang hilang kan bergant