Ken@ali DiRiKU

My photo
Kuala Lumpur, Guest it, Malaysia
aku bercerita apa yg ku rasai dan lihat sepanjang ku menghela nafas di atas muka bumi ALLAH ini semoga penghayatan ku ini terus di berkati amin..............

Tuesday, December 9, 2014

A.K.U I.M.P.I.A.N M.E.L.A.S.T.I.K.B.I.N.T.A.N.G



Berlari aku....
Lelah mengapai bintang
Megah untuk mengukir awan
Bebas mendabik angin
Namun terhenti aku berlelahan...
Tersedar aku dari anganku
Rupanya aku bersendirian
Mencari sebuah senyuman
Dalam kedukaan
Pasrah untuk menyerah
Namun berdiam bukan membisu
Cuma mencari siapa diri di dalam diri
Aku tewas kepada hukum alam
Yang lohmahfuz lebih adil dalam mencatit qadar dan qada
Aku tersungur di dada alam
Aku kedinginan dalam dosa yang aku cipta
Aku khayal dalam selimut dunia
Namun sedar lah aku siapa diriku
Aku bukan sesiapa
Tiada siapa di sisi menhunus duka
Menyapa air mata
Menyelimutkan rasa
Lantas ku kutip sisa hati aku semaikan menjadi kekuatan
Kerana itu aku lantas berdiri dan terus berlari
Namun dalam gembira aku sembunyikan duka
Di dalam ketawa aku menyeka rasa hiba
Cuma aku serahkan sepenuh hati pada yang Esa
Betah ku bertahan jangan lah hati ini koyak dan rabak
Maha suci Mu Allah
Subhanallah.......


























Wednesday, July 16, 2014

sunyi...sepi...sendiri...

Hidup ini betah dengan warna dan fantasi
Namun kadangkala kita sering di usung rasa
Mencari wasilah hidup dalam kehidupan
Mencari kesempurnaan mengejar kebahagian

Beribu sahabat tatkala tak bisa memahami
Hidup penuh kehadapan namun masih belum betah untuk rasai
Pendirian masing-masing kadangkala biadap untuk di telaah
Berdiam masih tetap diri terasa sunyi...sepi...sendiri...




Teman bisa terseyum 
Namun teman juga betah untuk tidak memahami
sunyi...sepi...sendiri... tatkala mencari diri
Kerana maha pencipta bisa mentafsir diri

Sejauh mana melangkah kita masih lagi sendiri
Bukan mahu menyendiri terkadang berfikir hati
Bukan menjeruk rasa
Namun tangan yang kutuk tidak bisa memahami

Betah manusia penuh noda
Terkadang tajam tak bisa berfikir manusia rasa
Jika hati itu buta tak mungkin kelak berasa sunyi...sepi...sendiri...

Tidak apalah hidup begini
Mungkin lohmahfuz sudah menetap begini
Sampai masa aku akan pergi

Saat itu biarlah rasa yang ada mengiringi
Tahulah di mana letaknya diri
Ego jijik manusia itu mungkin berjaya di dunia
Namun setiap perbuatan itu akan ada pengadilan-Nya



Manusia bangga menyatakan kekayaan
Namun mereka lupa yang diri mereka juga sunyi...sepi...sendiri...
Mungkin selayak listrik mimpi boleh di tulis pergi mati
Namun biarlah Allah yang maha mengetahui......

Subhanallah sampai di sini kaitan rasa
Aku sendiri terasa taatan hidup yang tercatit
Mungkin sampai rasa sunyi...sepi...sendiri...ono pergi
Hanya pada maha Pencipta yang megisahkan rasa...hati...nukilan
AMin...

Thursday, November 7, 2013

Cry........



Cry...
Susuk tubuh ini terus mencari
Sebuah senyuman yang pernah menjadi teman
Sebuah kegembiraan yang melambangkan keghairahan
Lambang sebuah rasa dua hati menjadi satu


Cry...
Tuhan pertemukan semula insan
Yang pernah hidup dalam setiap nadi
Dia pernah berada di setiap hela ku dan zikir ku 
Aku alpha dengan kesalahanku kepada dia

Cry...
Aku menghukum diriku 
Aku tidak berkutub untuk bernafas
Tegar dan sepi ibarat tandus di hela padang pasir
Aku harap dan menanti itu yang aku simpan di sebalik alis

Cry...
Rinduku tidak terluah
Bahasa ku ti sebetah dahulu
Tawaku tidak berirama seperti perindu
Im the person who staying in empty glasses 

Cry...
Ya Kalam..
Jika Ketentuan MU hidup ku sendiri
Aku redha dan sujud syukur ku dari lohmahfuz MU
Aku berada di sini mencari dimensi
Belum terkutub hati pada sesiapa lagi
Menanti dan terus mencari
Moga dia mendengar setiap ucapan,zikir dan hela kerana Aku|Kau|Kami janji kami.................

Friday, August 16, 2013

BIARKAN AKU MERINDUIMU.....




Dosakah aku mencintaimu
Dan itu bukan kehendakk
   Itu juga bukan kemahuanmu
Menodai percintaan ini


Dosakah aku mencintaimu
Setelah engkau dimiliki
Aku gagal memujuk hati ini
Untuk terus melupai dirimu


Izinku berteduh seketika
Merebah rindu pengubat duka
Demiku mencintaimu
Menyayangi dirimu
Meskipun sekadar dalam mimpi


Pergilah sayang kepadanya
Kerana dia lebih memerlukanmu
Pengorbanan sudah lama jadi milikku
Jangan kau kesali


Aku tidak tahu mengapa harusku
Mencintai dirimu
Mungkinkah kau ada jawapan yang lain
Teranglah padaku
Agar tidak sesal
Mengharap kasih pada yang berpunya
Agar kita sama merelakan

Friday, May 17, 2013

MENGENALI DIRIMU............




Mengenali Dirimu...
Sesuatu yang berbeza dari kehidupan yang aku bina kini
Masing-masing punyai cerita yg berbeda dari sudut dimensi rasa
Meneka siapa kah gerangan dalam setiap khilaf
Mencari perangkaan dalam samar dan sumur

Mengenali Dirimu...
Biasnya seorang yang lembut dalam berbicara
Pandangan mata yang penuh perihatin dalam ketenangan
Namun apakah mungkin hati mu sama dalam setiap rekaan rasa?
Maha suci Allah menemukan sesuatu yang bisa membuat aku terus berfikir



Mengenali Dirimu...
Suatu perbedaan dalam setiap perkenalan
Bahasa memainkan rasa namun itu bukan cukup membuka hatiku
Suatu kesempurnaan titipan Ilahi namun ia menjadi persoalan
Setiap jawapan biarlah pergerakannya berlandaskan Ilahi

Moga Allah memberikan sebuah sinaran baru
Dan permulaan ini akan terus di berkati
Doan dan zikir ku tiada pernah berhenti untuk sebuah kesempurnaan
Moga Mengenali Dirimu bisa mendidik dalam mengejar sebuah keredhaan


Friday, March 29, 2013

Penyesalan.....BISAKAH



Daku Terasa Ingin Membawa 

Cinta Yang Terlara Ke Titik Mula 
Kembali Mencuba Untuk Kali Kedua 
Menggilapkan Gerhana Jiwa 



Pernah Ku Terasa Ingin Merayu 
Pada Kasih Dulu Pulang Padaku 
Lupakan Dosaku Putihkan Kelabu 
Tenangkan Amarahmu 
Namun…




Bisakah Yang Terpadam Dinyala 
Bisakah Yang Terhina Dicinta 
Walau Ku Himpunkan Sesalku 
Bisakah Terbuka Kalbu 

Naluri Meminta Kuungkap Kata 
Seindah Bahasa Janjikan Setia 
Akan Bersemilah Cinta Dihatinya 
Percaya Ku Semula 
Namun… 



Bisakah Yang Benci Disayangi 

Bisakah Yang Dusta Dimaafi 
Walauku Himpunkan Sesalku 
Bisakah Terbuka Kalbu 

Bila Senduku Berlinang Sayu 
Dalam Rindu Ku Tertanya 

Bisakah Yang Benci Disayangi 
Bisakah Hatiku Difahami 
Walauku Himpunkan Sesalku 
Bisakah Terbuka Kalbu



Mungkin inilah hukuman yang ku terima hatiku dikoyak sepi diparut hiba
Mungkin inilah egoku hatiku dikoyak duka bercucran luluh
Namun bisakah aku tegar dalam sebuah kesabaran jiwa yang memerlukan dan mengisi kekosongan
Subahanallah pada Mu aku serahkan segalanya…………………….

Thursday, November 22, 2012

WAKTU...

WAKTU....
Kemana harus aku lemparkan duka
Kemana tempat harus aku campakkan airmata
Sebuah rasa dan penuh peristiwa
Aku tercampak sepi terdampar sepi kehilangan masa

WAKTU....
Bermain rasa akan tergerak jiwa
Aku berfikir dalam sebuah gempita
Mencari tali untuk aku bertaut
Mencari jalan dan hati untuk aku meraut


WAKTU....
Di hadapanku kosong tanpa cahaya
Mataku hanya berduka hiba
Adakah insang yang memahami jiwa
Kebangkitan rasa seakan ku anggap kritikal dalam merasa

WAKTU.....
Teruslah berputar wahai sang alam
Kejarlah aku dalam lohmahfuz syahadah
Aku redha dengan ketemunya izrail
Kerana hdiup aku dsudah hilang serinya

WAKTU.....
Aku Mendengar setiap rintihan dan aku menyimpan
Apakah aku sendiri yang terus kepuraan
Atau mainan suatu perjalanan
Adilkah hidup jika aku teruskan sendangkan aku hilang dahan bertaut

WAKTU....
Aku terkesima dengan perbuatan
Aku terhukum dengan kelemahan
Adakah jalan untuk aku 
Sedangkan buntu menghukum

WAKTU....
Setiap detik dan masa seakan terbuang
Sedangkan aku menghitung ajal ku 
Suatu rahsia yang aku sendiri terlupa
Apakah hakikat ini suatau takdir

WAKTU....
Mungkin tiba masanya aku redha
Aku pasrah dengan ketentuan
Aksara aku pasrah tiada noktah
Inilah hakikat yang aku sembunyikan


DEMI WAKTU
Teman sekiranya ketentuan itu hukum aku tiba datanglah menjenguk ku buat terkahir kali ,sempurnakan jasadku sebersih hujan membersihkan bumi,kafanku dalam kesempurnaan dan jauhkan aibku ,temani ku hingga ke lahad ku yg terakhir dan tunggui aku untuk talkin mu yang terakhir jangan bersedih malah jangan berduka setiap yang hidup itu pasti mati dan ini ketentuan ku DEMI WAKTU Allah maha menentukan malah maha melaksanakan inilah bahagianku ingati aku dengan juntaian zikir mu kepadaku redhakan perjalananku moga Allah mengasihi kamu wahai temanku.......................................