Ken@ali DiRiKU
- Tukang Bic@ra
- Kuala Lumpur, Guest it, Malaysia
- aku bercerita apa yg ku rasai dan lihat sepanjang ku menghela nafas di atas muka bumi ALLAH ini semoga penghayatan ku ini terus di berkati amin..............
Saturday, May 16, 2015
SKANDAL...TEMAN...CINTA...
SKANDAL
Sejarah lama mengajar hidup
Pengalaman menunjuukan jalan
Liku duka menjadi guru berguna
Ada terkadang menjadi teladan
Terkadang yang luak menjadi sempadan
Kehidupan penuh dengan ranjau
Mata yang memerhati terkadang lebih telus dari cermin
Namun itulah hakikat
Aku bukan jalang
Yang bisa kamu mudah miliki tapi hakikat sekadar senyuman menyedap hati
TEMAN
Tempat luah rasa malah air mata
Tapi terkadang senyuman yang mudah dapat dari kaki lima
Tak semudah menyentuh rasa dan bisa bergelar saudara
Namun tidak semua berlaku adil
Ada terkadang menjerut rasa
Namun adalah realiti 'human is just a human"
Everyone can make a mistake
Aku pernah punyai teman rapat
Yang bisa aku mencorak langit bersama
Namun makin hari ku sedar kesilapan itu sering berulang
Harus aku melangkah menjauh rasa memujuk lara
Mungkin masa bisa menolong memberi jawapan
Adakah benar teman di hadapan atau bisa aku perkatakan sembang tepi kaki lima.
CINTA
Berulang rasa aku meyedut manisnya
Namun tidak semua akan berkahir dangan sebuah rasa sempurna
Mencari hela nafas mungkin bukan yang pertama tapi mungkin bisa menjadi terakhir
Sayang ku dan manja aku hanya dia saja boleh rasa
Tapi banyak ranjau untuk aku belajar
Kerana jiwa ini pernah tersepi seketika agak sekian lama
Manis rasa itu memang sangat dalam untuk diperkata
Namun hadir cuma bagi yang berani memberikan rasa
Nanti pasti akan dibalas rasa yang mendalam dan bukan dirasa dengan kata-kata malah sentuhannya
Hangat nya rasa belum bisa merungkai hati
Tapi jiwa yang telus bisa merasa apa itu CINTA
SKANDAL...TEMAN...CINTA
Pilihan yang manusia harus berfikir dalam menilai
Memandang dengan mata hati yang penuh dengan fantasi dari realiti
Hakikatnya rutin perjalanan ini sebegini lah lelahnya
dari SKANDAL bisa dia menjadi TEMAN dan mungkin CINTA
Subjektif yang perlu dipandang tajam untuk menampakkan objektif
Namun apapun pulang kembali mana asalnya hati
Apapun ini lah rahsia hati......
Tuesday, December 9, 2014
A.K.U I.M.P.I.A.N M.E.L.A.S.T.I.K.B.I.N.T.A.N.G
Berlari aku....
Lelah mengapai bintang
Megah untuk mengukir awan
Bebas mendabik angin
Namun terhenti aku berlelahan...
Tersedar aku dari anganku
Rupanya aku bersendirian
Mencari sebuah senyuman
Dalam kedukaan
Pasrah untuk menyerah
Namun berdiam bukan membisu
Cuma mencari siapa diri di dalam diri
Aku tewas kepada hukum alam
Yang lohmahfuz lebih adil dalam mencatit qadar dan qada
Aku tersungur di dada alam
Aku kedinginan dalam dosa yang aku cipta
Aku khayal dalam selimut dunia
Namun sedar lah aku siapa diriku
Aku bukan sesiapa
Tiada siapa di sisi menhunus duka
Menyapa air mata
Menyelimutkan rasa
Lantas ku kutip sisa hati aku semaikan menjadi kekuatan
Kerana itu aku lantas berdiri dan terus berlari
Namun dalam gembira aku sembunyikan duka
Di dalam ketawa aku menyeka rasa hiba
Cuma aku serahkan sepenuh hati pada yang Esa
Betah ku bertahan jangan lah hati ini koyak dan rabak
Maha suci Mu Allah
Subhanallah.......
Wednesday, July 16, 2014
sunyi...sepi...sendiri...
Hidup ini betah dengan warna dan fantasi
Namun kadangkala kita sering di usung rasa
Mencari wasilah hidup dalam kehidupan
Mencari kesempurnaan mengejar kebahagian
Beribu sahabat tatkala tak bisa memahami
Hidup penuh kehadapan namun masih belum betah untuk rasai
Pendirian masing-masing kadangkala biadap untuk di telaah
Berdiam masih tetap diri terasa sunyi...sepi...sendiri...
Teman bisa terseyum
Namun teman juga betah untuk tidak memahami
sunyi...sepi...sendiri... tatkala mencari diri
Kerana maha pencipta bisa mentafsir diri
Sejauh mana melangkah kita masih lagi sendiri
Bukan mahu menyendiri terkadang berfikir hati
Bukan menjeruk rasa
Namun tangan yang kutuk tidak bisa memahami
Betah manusia penuh noda
Terkadang tajam tak bisa berfikir manusia rasa
Jika hati itu buta tak mungkin kelak berasa sunyi...sepi...sendiri...
Tidak apalah hidup begini
Mungkin lohmahfuz sudah menetap begini
Sampai masa aku akan pergi
Saat itu biarlah rasa yang ada mengiringi
Tahulah di mana letaknya diri
Ego jijik manusia itu mungkin berjaya di dunia
Namun setiap perbuatan itu akan ada pengadilan-Nya
Manusia bangga menyatakan kekayaan
Namun mereka lupa yang diri mereka juga sunyi...sepi...sendiri...
Mungkin selayak listrik mimpi boleh di tulis pergi mati
Namun biarlah Allah yang maha mengetahui......
Subhanallah sampai di sini kaitan rasa
Aku sendiri terasa taatan hidup yang tercatit
Mungkin sampai rasa sunyi...sepi...sendiri...ono pergi
Hanya pada maha Pencipta yang megisahkan rasa...hati...nukilan
AMin...
Thursday, November 7, 2013
Cry........
Cry...
Susuk tubuh ini terus mencari
Sebuah senyuman yang pernah menjadi teman
Sebuah kegembiraan yang melambangkan keghairahan
Lambang sebuah rasa dua hati menjadi satu
Cry...
Tuhan pertemukan semula insan
Yang pernah hidup dalam setiap nadi
Dia pernah berada di setiap hela ku dan zikir ku
Aku alpha dengan kesalahanku kepada dia
Cry...
Aku menghukum diriku
Aku tidak berkutub untuk bernafas
Tegar dan sepi ibarat tandus di hela padang pasir
Aku harap dan menanti itu yang aku simpan di sebalik alis
Cry...
Rinduku tidak terluah
Bahasa ku ti sebetah dahulu
Tawaku tidak berirama seperti perindu
Im the person who staying in empty glasses
Cry...
Ya Kalam..
Jika Ketentuan MU hidup ku sendiri
Aku redha dan sujud syukur ku dari lohmahfuz MU
Aku berada di sini mencari dimensi
Belum terkutub hati pada sesiapa lagi
Menanti dan terus mencari
Moga dia mendengar setiap ucapan,zikir dan hela kerana Aku|Kau|Kami janji kami.................
Friday, August 16, 2013
BIARKAN AKU MERINDUIMU.....
Dosakah aku
mencintaimu
Dan itu bukan
kehendakk
Itu juga bukan kemahuanmu
Menodai percintaan ini
Dosakah aku
mencintaimu
Setelah engkau dimiliki
Aku gagal memujuk hati ini
Untuk terus melupai dirimu
Izinku
berteduh seketika
Merebah rindu pengubat duka
Demiku mencintaimu
Menyayangi dirimu
Meskipun sekadar dalam mimpi
Pergilah
sayang kepadanya
Kerana dia lebih memerlukanmu
Pengorbanan sudah lama jadi milikku
Jangan kau kesali
Aku tidak tahu
mengapa harusku
Mencintai dirimu
Mungkinkah kau ada jawapan yang lain
Teranglah padaku
Agar tidak sesal
Mengharap kasih pada yang berpunya
Agar kita sama merelakan
Friday, May 17, 2013
MENGENALI DIRIMU............
Mengenali Dirimu...
Sesuatu yang berbeza dari kehidupan yang aku bina kini
Masing-masing punyai cerita yg berbeda dari sudut dimensi rasa
Meneka siapa kah gerangan dalam setiap khilaf
Mencari perangkaan dalam samar dan sumur
Mengenali Dirimu...
Biasnya seorang yang lembut dalam berbicara
Pandangan mata yang penuh perihatin dalam ketenangan
Namun apakah mungkin hati mu sama dalam setiap rekaan rasa?
Maha suci Allah menemukan sesuatu yang bisa membuat aku terus berfikir
Mengenali Dirimu...
Suatu perbedaan dalam setiap perkenalan
Bahasa memainkan rasa namun itu bukan cukup membuka hatiku
Suatu kesempurnaan titipan Ilahi namun ia menjadi persoalan
Setiap jawapan biarlah pergerakannya berlandaskan Ilahi
Moga Allah memberikan sebuah sinaran baru
Dan permulaan ini akan terus di berkati
Doan dan zikir ku tiada pernah berhenti untuk sebuah kesempurnaan
Moga Mengenali Dirimu bisa mendidik dalam mengejar sebuah keredhaan
Friday, March 29, 2013
Penyesalan.....BISAKAH
Daku Terasa Ingin Membawa
Cinta Yang Terlara Ke Titik Mula
Kembali Mencuba Untuk Kali Kedua
Menggilapkan Gerhana Jiwa
Pernah Ku Terasa Ingin Merayu
Pada Kasih Dulu Pulang Padaku
Lupakan Dosaku Putihkan Kelabu
Tenangkan Amarahmu
Namun…
Bisakah Yang Terpadam Dinyala
Bisakah Yang Terhina Dicinta
Walau Ku Himpunkan Sesalku
Bisakah Terbuka Kalbu
Naluri Meminta Kuungkap Kata
Seindah Bahasa Janjikan Setia
Akan Bersemilah Cinta Dihatinya
Percaya Ku Semula
Namun…
Bisakah Yang Terhina Dicinta
Walau Ku Himpunkan Sesalku
Bisakah Terbuka Kalbu
Naluri Meminta Kuungkap Kata
Seindah Bahasa Janjikan Setia
Akan Bersemilah Cinta Dihatinya
Percaya Ku Semula
Namun…
Bisakah Yang Benci Disayangi
Bisakah Yang Dusta Dimaafi
Walauku Himpunkan Sesalku
Bisakah Terbuka Kalbu
Bila Senduku Berlinang Sayu
Dalam Rindu Ku Tertanya
Bisakah Yang Benci Disayangi
Bisakah Hatiku Difahami
Walauku Himpunkan Sesalku
Bisakah Terbuka Kalbu
Mungkin
inilah hukuman yang ku terima hatiku dikoyak sepi diparut hiba
Mungkin
inilah egoku hatiku dikoyak duka bercucran luluh
Namun
bisakah aku tegar dalam sebuah kesabaran jiwa yang memerlukan dan mengisi
kekosongan
Subahanallah
pada Mu aku serahkan segalanya…………………….
Subscribe to:
Posts (Atom)












